Putri Indah Ayuningrum

Program Studi Ilmu Kelautan -Universitas Padjadjaran-

Daftar Istilah-Istilah Mata kuliah Ekologi Laut Tropis 14 April 2010

Filed under: Marine Ecology — putrikelautan24 @ 05:30

  1. Abrasi : Pengikisan pantai oleh air laut
  2. Adaptasi : Penyesuaian diri makhluk hidup terhadap lingkungannya
  3. Algae : Rumput Laut, Tumbuh-tumbuhan laut yang merupakan tumbuhan berthalus (thallopyta) dan tidak berdaun, batang serta berakar tetapi menyerupai batang (thallus) yang hidup
  4. Arecaceae : Jenis mangrove yang berupa nypa, palem rawa, dll
  5. Atmospheric Input : Atmosfer yang masuk ke alam/ke sebuah ekosisitem
  6. Autotrophic : Organisme yang mampu mensistesis makanannya sendiri yang berupa bahan organik dari bahan-bahan anorganik sederhana dengan bantuan sinar matahari dan zat hijau daun (klorofil)
  7. Avicenniaceae : Jenis mangrove yang berupa api-api, black mangrove dll
  8. Baku Mutu Laut : Ukuran batas atau kadar makhluk hidup, zat, energi atau komponen yang ada atau harus ada dan atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya di dalam air laut
  9. Benthos : Biota yang hidup diatas/didalam dasr laut yang terdiri dari tumbuhan maupun hewan
  10. Biocoenosis : Komponen biotik
  11. Biological Nitrogen Fixation : Fixsasi yang dilakukan karena didalam ekosistem itu miskin nutrien, sumber fixsasi ini dapat berasal dari bakteri
  12. Biosfer : Bagian bumi yang dapat menunjang kehidupan
  13. Biota : Tumbuh-tumbuhan, hewan dan mikroorganisme hidup
  14. Combretaceae : Jenis mangrove yang berupa teruntum, white mangrove, zaragoza mangrove, dll
  15. Danau : Sejumlah air (tawar atau asin) yang terakumulasi di suatu tempat yang cukup luas, yang dapat terjadi karena mencairnya gletser, aliran sungai, atau karena adanya mata air
  16. Dekomposer : Pengurai, biasanya berupa detritus
  17. Dekomposisi : Penguraian bahan anorganik
  18. Delta : Endapan di muara sungai yang terletak di lautan terbuka, pantai, atau danau, sebagai akibat dari berkurangnya laju aliran air saat memasuki laut
  19. Derah Pesisir : Wilayah peralihan antara laut dan daratan, kearah darat mencakup daerah yang mash terkena pengaruh percikan air laut/pasang, dan kearah laut mencakup daerah paparan benua
  20. Detrivor : Pemakan detritus
  21. Difusi : Berpindahnya/mengalirnya suatu zat dalam pelarut dari bagian yang berkonsentrasi tinggi ke rendah
  22. Diversitas : Keragaman
  23. Ekologi : Disiplin ilmu yang mempelajari tentang Ekosistem
  24. Ekosistem : Suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara mahluk hidup dengan lingkungannya
  25. Ekosistem Air Tawar : Ekosistem Akuatik dengan perairan air tawar misalnya kolam, danau, sungai, dan lainnya
  26. Ekosistem Akuatik : Ekosistem yang wilayahnya berupa perairan
  27. Ekosistem Alam : Ekosistem yang proses terjadinya memang merupakan aktivitas alam, tanpa bantuan manusia misalnya ekosistem laut, sungai, hutan alam, danau alam, dan lainnya
  28. Ekosistem Anthropogen : Ekosistem daratan yang merupkan ekosistem buatan misalnya sawah, kebun, dan lainnya
  29. Ekosistem Buatan : Ekosistem yang proses membutuhkan bantuan manusia misalnya sawah, kebun, hutan tanaman, tambak, bendungan
  30. Ekosistem Gurun : Ekosistem alam yang daerahnya berupa gurun
  31. Ekosistem Hutan : Ekosistem alam yang daerahnya berupa hutan
  32. Ekosistem Lautan : Ekosistem Akuatik dengan perairan air asin
  33. Ekosistem Padang Rumput : Ekosistem alam yang daerahnya berupa padang rumput
  34. Ekosistem Terestrial : Ekosistem yang wilayahnya berupa daratan
  35. Emigration : Emigrasi, berpindahnya suatu organisme ketempat lain
  36. Energi : Suatu aliran yang tidak dapat dimusnahkan, dan hanya berubah dari suatu bentuk ke bentuk lain
  37. Erosion : Erosi, Suatu proses pengkisan tanah dan tanah tersebut berpindah tempat oleh kekuatan angin, air atau gravitasi
  38. Estuari : Teluk di pesisir yang sebagian tertutup, tempat air tawar dan air laut bertemu dan becampur
  39. Eutrofik : Sifat (lingkungan) dengan sejumlah besar zat hara
  40. Evolusi : Perubahan sifat jenis secara perlahan-lahan (lama)
  41. Faktor Pembatas : Unsur-unsur seperti cahaya, suhu, dan nutrien dalam jumlah minimum atau maksimum, yang nantinya akan mempengaruhi proses kehidupan dan kegiatan makhluk hidup
  42. Feeding Ground : Tempat mencari makan
  43. Fitoplankton : Plankton yang berupa tumbuh-tumbuhan
  44. Formasi Geologik : Sebuah zonasi misalnya zonasi pada pegunungan, lereng pegunungan yang curam, lembah sungai
  45. Fosfat : Senyawa alam yang mempunyai dua bentuk yakni senyawa fosfat Organik (pada tumbuhan) dan senyawa fosfat Anorganik (air dan tanah)
  46. Fotosintesis : Proses reduksi CO2 dgan bantuan energi sinar matahari, yang hasl utamanya berupa karbohidrat (C6H12O6) dan hasil sampingan berupa air (H2O) dan oksigen O2
  47. Gaseous Losses : Pembuangan berupa gas
  48. Gelombang : Gerakan dari setiap partikel air laut yang berupa gerak longitudinal dan orbital secara bersamaan disebabkan oleh transmisi energi serta waktu (momentum) dalam artian impuls vibrasi melalui berbagai ragam bentuk materi
  49. Geocoenosis : Komponen abiotik
  50. Habitat : Tempat tinggal makhluk hidup
  51. Harvesting : Memanen
  52. Herbivora : Hewan pemakan tumbuh-tumbuhan
  53. Heterotropic : Organisme yang mampu menyusun kembali dan menguraikan bahan-bahan organik kompleks yang telah mati ke dalam senyawa anorganik sederhana
  54. Hukum Toleransi Shelford : Hukum yang menyatakan faktor-faktor lingkungan penting yang menjadi faktor pembatas minimum dan faktor pembatas maksimum
  55. Hutan Hujan : Sebuah kawasan yang ditumbuhi dengan lebat oleh pepohonan dan tumbuhan lainnya dan dengan banyak musim hujan
  56. Hutan Musim : Sebuah kawasan yang ditumbuhi dengan lebat oleh pepohonan dan tumbuhan lainnya dan dengan banyak musim gugur
  57. Hutan Savana : Sebuah kawasan yang ditumbuhi dengan lebat oleh pepohonan dan tumbuhan lainnya dan dengan banyak musim kemarau
  58. Iklim : Keadaan rata-rata cuaca dalam waktu yang panjang,
  59. Immigration : Imigrasi, suatu tempat yang didatangi oleh organisme dari suatu tempat lain
  60. Individu : Organisme
  61. Integrated Coastal Zone Management (ICZM) : Pengelolaan pemanfaatan sumberdaya alam dan jasa-jasa lingkungan yang terdapat di kawasan pesisir dengan cara melakukan penilaian secara menyeluruh (Comprehensive assessment)
  62. Intrusi Air Laut : Masuknya air laut ke wilayah daratan
  63. Karnivora : Hewan pemakan daging
  64. Kelembaban : Konsentrasi uap air di udara
  65. Komponen Abiotik : Komponen yang terdiri dari benda tak hidup misalnya air, gas, dan tanah
  66. Komponen Biotik : Komponen yang terdiri dari benda hidup misalnya bakteri, plankton, benthos, dan ikan
  67. Komunitas : Kumpulan makhluk hidup (populasi) di suatu tempat
  68. Konsumen : Pemakan, Pemakai
  69. Konversi : Perubahan, pengubahan
  70. Lamun : Tumbuhan berbunga yang hidupnya terbenam di dalam laut
  71. Laut Kutub : Laut yang mempunyai masa produktifitasnya sangat pendek, dikarenakan intensitas cahaya matahari didaerah ini sangat kurang
  72. Laut Subtropis : Wilayah laut yang mendapatkan intensitas sinar matahari bervariasi menurut musim (dingin, semi, panas dan gugur)
  73. Laut Tropis : Wilayah laut yang menadapatkan sinar matahari terus menerus sepanjang tahun, hanya ada dua musim, hujan dan kemarau
  74. Leaching : Pelarutan
  75. Limbah Domestik : Limbah yang berasal dari kegiatan rumah tangga
  76. Lingkungan : Segala sesuatu yang mengadakan interaksi dengan sistem
  77. Lythraceae : Jenis mangrove yang berupa sonneratia
  78. Mamalia : Hewan yang meyusui
  79. Mangrove : Suatu tipe ekosistem hutan yang tumbuh di daerah pasang surut (pantai, laguna, muara sungai) yang mempunyai toleransi terhadap kadar garam (salinity) air laut
  80. Materi : Segala sesuatu yang mempunyai massa dan menempati ruang (mempunyai volume)
  81. Metode Transek Garis atau Line Intercept Transect (LIT) dan Petak contoh (Transect plot) : metode pencuplikan contoh populasi suatu komunitas dengan pendekatan petak contoh yang berada pada garis yang ditarik melewati wilayah ekosistem tersebut
  82. Musim : Cuaca
  83. Mutualisme : Kerbau dan beruang
  84. Nitrifikasi : Proses perubahan nitrit menjai nitrat oleh bakteri
  85. Nursery Ground : Daerah Asuhan
  86. Nutrien : Zat hara
  87. Omnivora : Hewan pemakan tumbuhan dan hewan (hewan pemakan segala)
  88. Parasitisme : Sebuah simbiosis yang salah satunya dirugikan dan yang lainnya diuntungkan misalnya pada simbiosis antara Hewan dan bekteri
  89. Pasang Surut : Suatu gerakan vertikal dari seluruh partikel masa air laut dari permukaan sampai bagian terdalam dari dasar laut yang disebabkan oleh pengaruh dari gaya tarik menarik antara bumi dan benda-benda angkasa terutama matahari dan bulan
  90. pH : Derajat keasaman
  91. Plankton : Organisme yang hidup di bagian pelagik, mengapung, menghanyut/berenang sangat lemah dan tidak dapat melawan arus, dan terdiri dari Fitoplankton dan Zooplankton
  92. Populasi : Kumpulan organisme sejenis yang menempati daerah yang sama
  93. Predator : Hewan pemakan
  94. Produktifitas Primer : Laju pembentukan senyawa-senyawa organik yang kaya energi dan senyawa anorganik
  95. Produsen : Penghasil makanan
  96. Relung/Niche : Sebuah konsep yang dikembangkan oleh Charles Elton (1927), yang berarti ruang/tempat yang ditinggali organisme, juga peranannya dalam komunitas, dan posisinya pada gradient lingkungan: temperatur, kelembaban, pH, tanah dan kondisi lain
  97. Respirasi : Pengeluaran
  98. Rhizophoraceae : Jenis mangrove yang berupa bakau, red mangrove, dll
  99. Salinitas : Jumlah total (gr) dari material padat termasuk garam NaCl yang terkandung dalam air laut sebanyak 1 (satu) kg
  100. Sawah : Lahan usaha pertanian yang secara fisik berpermukaan rata, dibatasi oleh pematang, serta dapat ditanami padi, palawija atau tanaman budidaya lainnya
  101. Sempadan Pantai Mangrove : Wilayah yang perhitungannya min.130 kali nilai rata-rata perbedaan air pasang tertinggi dan terendah tahunan diukur dari garis air surut terendah ke arah darat
  102. Sempadan Sungai Mangrove : Wilayah yang perhitungannya 50 m ke arah kiri dan ke kanan dari garis pasang tertinggi air sungai yang masih dipengaruhi pasang surut air laut
  103. Senyawa Fosfat Anorganik : Senyawa fosfat yang terdapat pada air dan tanah
  104. Senyawa Fosfat Organik : Senyawa Fosfat yang terdapat pada tumbuhan dan hewan
  105. Sibernetik : Kontrol
  106. Siklus Biogeokimia : Siklus unsur atau senyawa kimia yang mengalir dari komponen abiotik ke komponen biotik dan kembali lagi ke komponen abiotik, tujuannya mengembalikan unsur atau senyawa yang telah terpakai sehingga dapat dipakai kembali, dan begitu seterusnya.
  107. Siklus Fosfor : Siklus biogeokimia dimana fosfor dipertukarkan antara biosfer, geosfer, hidrosfer dan atmosfer bumi
  108. Siklus Karbon : Siklus biogeokimia dimana karbon dipertukarkan antara biosfer, geosfer, hidrosfer dan atmosfer bumi
  109. Siklus Nitrogen : Siklus biogeokimia dimana Nitrogen dipertukarkan antara biosfer, geosfer, hidrosfer dan atmosfer bumi
  110. Siklus : Suatu aktivitas yang berlangsung terus menerus
  111. Simbiosis Komensalisme : Hubungan yang saling menguntungkan misalnya simbiosis pada Anggrek dan tumbuhan
  112. Spawning Ground : Daerah Pemijahan
  113. Spesies : Jenis, takson terendah pada pembagian biota
  114. Suksesi Primer : Organisme mulai menempati wilayah baru yang belum ada kehidupan contohnya delta
  115. Suksesi Sekunder : Terjadi setelah komunitas yang ada menderita gangguan yang besar sebagai contoh sebuah komunitas klimaks (stabil) hancur karena terjadinya kebakaran hutan
  116. Temperatur : Suhu, Derajat panas suatu benda
  117. Terumbu Karang : Bangunan dari kapur yang dibentuk oleh hewan karang
  118. Topografi : Studi tentang bentuk permukaan bumi dan objek lain seperti planet, satelit alami (bulan dan sebagainya) dan asteroid
  119. Trophic Level : (Tingkatan trofik) Tingkatan makan-memakan pada suatu ekosistem
  120. Waduk : Kolam besar tempat menyimpan air sediaan untuk berbagai kebutuhan, waduk dapat terjadi secara alami maupun dibuat manusia. waduk buatan dibangun dengan cara membuat bendungan yang lalu dialiri air sampai waduk tersebut penuh
  121. Weathering : Pelapukan
  122. Zooplakton : Plankton yang berupa hewan
Iklan
 

One Response to “Daftar Istilah-Istilah Mata kuliah Ekologi Laut Tropis”

  1. […] 14, 2010 in Marine Ecology Ekologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu oikos (rumah) dan logos (ilmu). Istilah ekologi diperkenalkan […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s